Senin, 22 November 2010

NOT FOR SALE




NOT FOR SALE (KEPERAWANAN TIDAK UNTUK DIJUAL) by www.TheHack3r.comDate Released : 24 Juni 2010

Quality : DVDRip

Info : -

Starring : Arumi Bachsin, Leylarey Lesesne, Chindy Anggrina


Genre : Drama

----------------------------------------

Uploaded by TheHack3r.com Team







Click This Button To Get Your Download Links...

DOWNLOAD NOT FOR SALE (KEPERAWANAN TIDAK UNTUK DIJUAL) MOVIE



----------------------------------------








-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

R E S E N S I [Indonesian]



Belajar tentang kehidupan tak harus selalu dari hal baik. Dari kejadian buruk, kita dapat memetik hikmah kemudian mempelajarinya agar tidak terulang. Mungkin, karena hal itulah film NOT FOR SALE, memberikan benturan-benturan persoalan kehidupan remaja masa kini sepanjang film yang berdurasi 90 menit. Potret buram remaja putus sekolah, menjual diri, menjadi germo, menjadi penari striptease, kecanduan alkohol dan narkotika, terangkum dalam kisah empat sekawan May, Shasi, Andhara, dan Dessy.



Selain Andhara, sejatinya mereka masih bisa dibilang anak-anak karena masih sekolah SMA. Keluarga yang tidak harmonis dan desakan ekonomi membuat mereka terjerumus ke dalam upaya sesaat dalam mendapatkan uang tanpa kerja keras. Ironis mungkin, kita tidak bisa nemampik bahwa kejadian itu memang ada. Film ini tidak memberikan penyeimbang dari setiap masalah yang dihadapi pemainnya. Seolah-olah kehidupan hanya berkutat dengan materi. Menjual diri adalah satu-satunya cara untuk menutup kebutuhan akan materi. Posisi orang tua dan guru sama-sama tidak dimaksimalkan sebagai pencegah kejadian itu bertambah parah. Justru menjadi pemicu persoalan semakin panjang. Anak-anak dibebani permasalahan yang seharusnya menjadi permasalahan orang tua. Selain itu keinginan untuk tampil gaya dengan segala macam barang yang canggih.



Sashi (Arumi Bachsin), yang menjadi germo teman-temannya, dikeluarkan dari sekolah karena salah satu gadisnya ada yang hamil, dan ia dinyatakan bersalah. Sementara May, difitnah oleh sahabatnya sendiri. Gadis polos ini disebut sebagai pelacur, sehingga membuat kepala sekolah juga mengambil sikap mengeluarkannya dari sekolah. Mendengar hal itu, orang tua May marah dan tidak mengizinkannya kembali ke rumah. Kejadian May dan Sashi ini terjadi pada hari dan sekolah yang sama. Saat meratapi nasib, mereka bertemu, berkenalan, dan akhirnya bersahabat. Sashi memberi tumpangan tempat tinggal bagi May. Di tempat koslah May bertemu Andhara (Okkie Callerista, nama lain dari Okie Agustina -red) dan Dessy. Andhara adalah seorang bartender di tempat Dessy menari striptease.



Demi mencari uang untuk pengobatan ibunya May bekerja sebagai penari di club tempat Andhara bekerja, walaupun Andhara melarangnya May sangat bersikeras sekali, yang Andhara bisa lakukan hanya melindungi May dari gangguan pria-pria hidung belang, yang mengganggu May. Hingga satu ketika terjadi perkelahian, Andhara menghajar seorang pria yang melecehkan May. Ditengah keributan itu Rangga seorang pemuda membantu membela Andhara dan May.




Setelah kejadian itu hubungan May dengan Rangga pun semaikin dekat, Andhara yang cemburu merasa ada yang aneh dengan perlakuan Rangga. Kecurigaannya Andhara pun terbukti, Rangga hanya ingin menodai May, tapi May berhasil melarikan diri. Andhara langsung memberi pelajaran kepada Rangga. Tidak terima perlakuan Andhara, Rangga melaporkan dan menjebak Andhara saat membeli sabu-sabu kepada polisi, Andhara pun dijebloskan ke penjara.



Kondisi May makin terpuruk, ibunya dalam kondisi kritis, ditambah rasa bersalah dan empati terhadap Andhara, akhirnya ia meminta Shasi untuk menjual dirinya. Shasi menolak keras permintaan May, dan May membujuk Shasi karena ia membutuhkan uangnya untuk membantu ibunya dan menebus Andhara di penjara. Shasi mengalah dan mencarikannya om-om yang sanggup membayar mahal keperawanan May. Om yang membayarnya ternyata mempunyai kelainan seks, dengan penyiksaan.



May dan Shasi duduk merenungi hidup mereka, ternyata setelah hilang keperawanannya, ibu May malah meninggal di rumah sakit karena terluka saat bertengkar dengan bapaknya. Andhara juga tidak lama meninggal kemudia, karena over dosis narkoba. Tak kuat menahan beban hidup, May juga membunuh dirinya sendiri. Sementara Shasi dibunuh oleh mantan gadisnya sendiri dan Dessy disiksa penggemar tariannya yang terobsebsi dengannya.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

R E V I E W [English]



Learn about life should not always of good things. Of the adverse events, we can reap the wisdom and learn to avoid recurrence. Probably, because that's the movie NOT FOR SALE, giving clashes today's issue of teenage life along a 90-minute film. Blurred portrait of teenagers dropping out of school, sell yourself, be a pimp, a stripper, alcohol and drug addiction, summed up in the story of four gang-May, Shasi, Andhara, and Dessy.




Besides Andhara, in truth they still could say the kids are in school because high school. Families who are not in harmony and economic pressure to make them fall into the second effort in getting money without working hard. Ironic maybe, we can not nemampik that this was indeed there. This film does not provide balancing of every problem faced by the players. As if life is only struggling with the material. Selling yourself is the only way to cover the need for material. The position of parents and teachers alike are not maximized as a deterrent incident worse. Indeed the longer the trigger issue. Children should be burdened with the problems that parents problem. In addition, the desire to look stylish with all kinds of sophisticated goods.



Sashi (Arumi Bachsin), who became his friends pimp, expelled from school because one of the girls there are pregnant, and he was convicted. While May, vilified by his own companions. This innocent girl is called as a prostitute, thus making the school principal also took the attitude out of school. Hearing this, May parents angry and would not let him return home. Genesis May and Sashi this happened on the day and the same school. While lamenting the fate, they met, acquaintances and eventually friends. Sashi gave a ride home to May. At the May meeting where koslah Andhara (Okkie Callerista, another name Agustina Okie-red) and Dessy. Andhara is a bartender at a place Dessy dancing striptease.



For the sake of making money for the treatment of his mother May worked as a dancer at a club where Andhara work, although very adamant Andhara May forbade all, who could do is protect Andhara May of men interference johns, which interferes May. Up to one when a fight broke out, Andhara beat up a man who harasses May. Amid the commotion Rangga a young man to help defend Andhara and May.



After that relationship was semaikin May by Rangga close, Andhara a jealous thought it was weird with Rangga treatment. Andhara suspicions were proven, Rangga just want to tarnish May, but May managed to escape. Andhara directly to teach the Rangga. Not receive treatment Andhara, Rangga report and Andhara trap when buying shabu-shabu to the police, Andhara was thrown into prison.



Conditions May getting worse, her mother in critical condition, plus the guilt and empathy toward Andhara, he finally asked Shasi to sell itself. Shasi balked at the request of May, and May to persuade Shasi because he needed money to help his mother and redeem Andhara in prison. Shasi in and finding him om-om which could pay for expensive virginity May. Om who pay for sex turned out to have the disorder, with torture.



May and Shasi sat contemplating their lives, it turns out after lost virginity, May's mother died in the hospital instead because wounded while fighting with his father. Andhara also soon died later, due to drug overdose. No strong support the weight of life, May was also killed himself. While Shasi own daughter was murdered by former Dessy tortured and dance fans who terobsebsi with him.





Minggu, 14 November 2010

THELASTAIRBANDER



THE LAST AIRBENDER by www.TheHack3r.comDate Released : 2 July 2010

Quality : BRRip

Info : imdb.com/title/tt0938283

Starring : Noah Ringer, Nicola Peltz, Jackson Rathbone

Genre : Action | Adventure | Family | Fantasy

----------------------------------------

Uploaded by TheHack3r








Click This Button To Get Your Download Links...

DOWNLOAD THE LAST AIRBENDER MOVIE



----------------------------------------







-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

R E S E N S I [Indonesian]



Keserakahan membuat Bangsa Api tak ingin hidup berdampingan dalam damai bersama bangsa-bangsa lain. Satu-satunya cara untuk memastikan Bangsa Api bisa berkuasa adalah dengan membunuh Avatar yang menjadi penyeimbang dari semua kekuatan yang ada di bumi. Karena itu pula Bangsa Api lantas berusaha mencari reinkarnasi Avatar yang konon akan terlahir dari Bangsa Udara.




Aang (Noah Ringer) adalah seorang bocah kecil yang terlahir dari bangsa Udara. Tanpa disadari Aang adalah reinkarnasi Avatar dan karena itu ia bakal memikul tanggung jawab menjadi penyeimbang alam semesta. Untuk itu, Aang tak boleh hidup seperti layaknya manusia lain. Aang tak boleh memiliki ikatan duniawi seperti orang-orang lain dan karena itu pula Aang melarikan diri dari kuil.



Karena kecelakaan Aang terjebak dalam es dan tak sadar kalau waktu telah bergulir sementara ia membeku. Seratus tahun kemudian seorang Waterbender bernama Katara (Nicola Peltz) secara tak sengaja membangkitkan Aang dari tidur panjangnya. Di saat yang sama, kebangkitan Aang ternyata diketahui Prince Zuko (Dev Patel) yang diusir dari kerajaan sampai ia berhasil pulang membawa sang Avatar untuk Bangsa Api.



Sadar bahwa dirinya adalah Avatar, Aang tak punya pilihan lain selain memerangi Bangsa Api yang telah menindas bangsa-bangsa lain. Sayangnya, Aang hanyalah seorang Airbender. Ia tak mampu memanipulasi unsur alam yang lain seperti Api, Tanah, dan Air, padahal itulah yang dibutuhkan seorang Avatar untuk menjalankan tugas sucinya.



Agaknya, THE LAST AIRBENDER ini dimaksudkan sebagai langkah yang bakal menyelamatkan reputasi M Night Shyamalan yang belakangan makin merosot saja. Di atas kertas, THE LAST AIRBENDER ini memang menjanjikan. Bagaimana tidak, film ini diangkat dari film animasi Nickelodeon yang sudah sangat populer. Selain itu, sang sutradara juga memasang nama-nama besar seperti Jackson Rathbone dan Dev Patel dalam daftar pemerannya. Sayangnya itu semua sepertinya masih belum cukup untuk mengembalikan pamor M Night Shyamalan.



Kesalahan pertama barangkali adalah soal casting. Semua karakter utama dalam film ini diperankan oleh aktor dan aktris kulit putih padahal dalam versi animasinya, karakter ini jelas-jelas orang Asia. Kedua, naskah yang dibuat oleh M Night Shyamalan sepertinya tidak memberi cukup ruang untuk para aktor/ aktris ini untuk mengembangkan karakter mereka, atau bisa jadi malah sang sutradara yang gagal mengarahkan mereka untuk mencapai standar tertentu.



Dialog antar karakter terasa kaku dan dibuat-buat sementara proses pembentukan karakter juga seolah dipaksakan dan tak berjalan mulus seperti pada kasus INCEPTION misalnya. Selain itu, CGI yang digunakan juga terasa kurang menggigit. Tak heran jika sampai saat ini film ini baru menghasilkan sekitar US$167 juta saja padahal modal yang sudah dikucurkan tak kurang dari US$150 juta. Seandainya film ini tidak dibuat dalam versi live-action dan tetap dipertahankan dalam format animasi, mungkin film ini lebih punya peluang.



-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

R E V I E W [English]



Greed makes the Fire Nation did not want to live side by side in peace with other nations. The only way to ensure the Fire Nation could rule is to kill the Avatar is a balancing of all the forces that exist on earth. That's why the Fire Nation and then trying to find the reincarnation of Avatar who allegedly will be born from the Air Nation.



Aang (Noah Ringer) was a little boy that was born from the nation's air. Unnoticed is the reincarnation of Avatar Aang and therefore he would assume responsibility for the balance of the universe. To do so, Aang must not live like other human beings. Aang must not have ties worldly as everyone else and also because Aang fled from the temple.



Since the accident Aang trapped in ice and did not realize that the time has rolled while he was frozen. One hundred years later a Waterbender named Katara (Nicola Peltz) Aang accidentally awaken from sleep length. At the same time, the resurrection was known Prince Zuko Aang (Dev Patel) who had been expelled from the kingdom until he had returned to bring the Avatar to the Fire Nation.



Aware that he was the Avatar, Aang had no other choice than to fight the Fire Nation that has been oppressing the other nations. Unfortunately, Aang is an Airbender. He was not able to manipulate other natural elements such as Fire, Soil, and Water, that's when you need an Avatar for fulfilling her sacred duty.




Presumably, The Last Airbender is intended as a step that would save the reputation of M Night Shyamalan is the more recent decline only. On paper, The Last Airbender is indeed promising. How not, this film is lifted from Nickelodeon's animated film was very popular. In addition, the director also put big names like Jackson Rathbone and Dev Patel in the cast list. Unfortunately it all seems still not sufficient to restore the prestige of M Night Shyamalan.



The first error is probably a matter of casting. All the main characters in this movie portrayed by white actors and actresses when the animated version, this character is clearly Asian. Secondly, the script created by M Night Shyamalan does not seem to give enough room for the actors / actresses to develop their character, or could be instead of the director who failed to lead them to reach certain standards.



Dialogue between the characters seem stiff and artificial as the process of character formation as well as forced and did not run smoothly as in the case of Inception for example. In addition, CGI is used also felt less bite. Would not be surprised if up to now this new movie generates about U.S. $ 167 million in capital when it already disbursed no less than U.S. $ 150 million. If the film is not made in the live-action version and is maintained in the format of animation, this film might have more opportunities.